Israel terus mendesak Google untuk membatalkan pengakuannya terhadap Palestina. Upaya ini dilakukan oleh otoritas pemerintahan Yahudi itu dengan mengirim Deputi
Perlombaan para pemilik media untuk menjebloskan “content product” tayangan dan beritanya guna mendukung partai tempat mereka bernaung mulai menuai “badai”