Komisi Pemberantasan Korupsi tidak hanya menjerat Ahmad Fathanah dengan pasal-pasal korupsi, tetapi juga melanjutkan perburuan harta pemilik PT Indoguna itu, baik
Terjangan “badai” korupsi yang dituai “partai putih,” PKS, kini, menggulung kepemimpinan puncaknya dengan diseretnya Hilmi Aminuddin dan Anis Matta sebagai
Iwan Fals sedang mempertimbang untuk mempolisikan orang yang mengirim “twitter kematian”nya walau pun tidak bisa menunjuk hidung pelakunya. Rencana pelantun
Perlombaan para pemilik media untuk menjebloskan “content product” tayangan dan beritanya guna mendukung partai tempat mereka bernaung mulai menuai “badai”
Eyang Subur mulai memanfaatkan tayangan televisi untuk mengembalikan citranya sebagai “dukun” selebritas, dengan memanfaatkan ketujuh istrinya sebagai “bemper” untuk menyerang