MANTAN Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum menyebut keterlibatan anak Presiden SBY, Edhie Baskoro Yudhoyono dalam kasus Hambalang. Komisi Pemberantasan
“RCTI” Rabu dinihari menyiarkan wawancara “eksklusif” dengan Anas Urbaingrum dengan tajuk “Perlawanan Anas.” Dalam wawancara yang tidak banyak ditonton pemirsa
MENGUATNYA politisasi yang mengiringi penetapan Anas Urbaningrum sebagai tersangka kasus proyek olahraga terpadu Hambalang, terutama yang disuarakan pengamat dan kolega
SAKSI ahli dalam persidangan dengan terdakwa Rasyid Rajasa, Muhammad Tri Sayogo mengatakan tidak ditemukan adanya bekas pengereman sebelum terjadinya tabrakan
“DENDAM” Anas Urbaningrum atas perlakuan dirinya oleh Majelis Tinggi Partai Demokrat belum berakhir. Anas, yang sehari sebelumnya meninggikan nada retorikanya
PRESIDEN Susilo Bambang Yudhoyono sudah mengantongi calon Menteri Keuangan yang baru jika Dewan Perwakilan Rakyat setuju Agus Martowardojo menjadi Gubernur
WAKIL Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Marzuki Alie berpeluang besar menggantikan posisi Anas Urbaningrum sebagai Ketua Umum. Pasalnya Marzuki tercatat
KETUA Majelis Syuro Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra menjadi salah seorang deklarator organisasi Persatuan Indonesia (Perindo) bentukan pemilik MNC
ANAS Urbaningrum memakai kata berhenti bukan mengundurkan diri sebagai Ketua Umum Partai Demokrat. Penggunaan kata berhenti ini menjadi tandatanya dikalangan