Israel mulai mengalami kepanikan yang luar biasa menghadapi perlawanan Hamas yang sangat keras dan ketat sehingga memerintahkan militernya untuk membordir
Israel sedang berpaling ke Washington, sekutu utamanya, untuk menyelamat diri dari kekikukannya dalam perangmelawan Hamas, bersamaan dengan penegasan Presiden AS
Gaza mengalami “pendarahan.” Dan, Minggu, 20 Juli 2014, tercatat sebagai hari paling berdarah setelah tentara Israel secara membabi-buta membunuh lebih