close
Nuga Sehat

Stres, Depresi, dan Gangguan Kecemasan

Hampir tak ada orang yang bisa luput dari stress.

Ya, stress bisa mendatangi setiap orang dan bersarang menggerogoti kenyamanan.

Dan stress bisa datang karena kerjaan kantor yang mepet deadline, konflik keluarga atau pasangan, hingga hal yang sepele seperti stres menghadapi macetnya jalanan ibukota.

Rasa takut, waswas, dan kecemasan yang mencekik akibat stres ini bisa menyengsarakan dan terasa seperti takkan ada habisnya.

Di sinilah Anda harus mulai berhati-hati. Stres berat yang makin menjadi dan tidak segera ditangani dapat berujung pada sejumlah gangguan kejiwaan kronis, seperti depresi dan gangguan kecemasan.

Dan jika gangguan kronis ini tidak ditangani dengan baik, keduanya bisa sangat merusak kualitas hidup Anda.

Penting bagi Anda untuk dapat mengenali perbedaan antara stres, gangguan kecemasan, dan depresi agar bisa mendapatkan bantuan yang tepat sebelum terlambat.

Untuk itu juga Anda perlu tahu apa itu stress.

Stres adalah bentuk reaksi pertahanan diri ketika Anda berada dalam situasi yang penuh tekanan.

Meski tidak disukai, stres sebenarnya merupakan bagian dari insting primitif manusia untuk menjaga kita tetap aman dan hidup.

Begitu Anda dihadapkan dengan situasi pemicu stres, misalnya saja presentasi proyek kerjaan minggu depan, tubuh merasakan hal tersebut sebagai bahaya atau ancaman.

Untuk melindungi Anda, otak akan mulai memproduksi sejumlah hormon dan senyawa kimia seperti adrenalin, kortisol, dan norepinefrin yang memicu reaksi “fight or flight” dalam tubuh.

Kadangkala, stres dapat memberikan dorongan energi dan peningkatan konsentrasi supaya Anda bisa merespon sumber tekanan secara efektif.

Namun lebih seringnya, stres justru membuat otak membanjiri tubuh dengan ketiga hormon tersebut sehingga Anda jadi terus-menerus merasa kalut, cemas, dan gelisah.

Di saat yang bersamaan, darah akan difokuskan mengalir ke bagian-bagian tubuh yang berguna untuk merespon secara fisik seperti kaki dan tangan sehingga fungsi otak menurun.

Ini sebabnya banyak orang yang sulit berpikir jernih saat dihantui stres.

Setiap orang pasti pernah mengalami stres dan cemas paling tidak sekali seumur hidup.

Bedanya, stres adalah respon tubuh terhadap ancaman dalam situasi acak yang bisa membahayakan Anda. Kecemasan adalah reaksi Anda terhadap stres.

Familiar dengan sensasi perut mulas, kepala pening, jantung deg-degan, napas terburu-buru, dan keringat dingin saat Anda diliputi kekhawatiran sebelum berbicara di depan umum, misalnya, atau menunggu dipanggil wawancara kerja?

Ini adalah beberapa pertanda bahwa Anda sedang stres dan/atau cemas. Biasanya rentetan gejala ini akan segera reda begitu Anda merasa lega atau menyelesaikan tugas Anda.

Artinya tingkat tekanan psikologis yang Anda terima masih cukup “sehat”sehingga Anda masih mampu menangani situasi tersebut dengan tepat.

Cemas menjadi gangguan psikologis kronis ketika Anda terus-terusan dilanda ketakutan tidak masuk akal atau ketakutan dari segala macam hal yang Anda anggap sebagai ancaman besar, padahal tidak menimbulkan bahaya nyata.

Kecemasan adalah gangguan kejiwaan yang diakui oleh dunia medis.

Gangguan kecemasan adalah kondisi yang dapat didiagnosis oleh dokter berdasarkan kumpulan gejala yang Anda rasakan secara berkelanjutan.

Hidup dengan gangguan kecemasan membuat Anda tetap terus mengalami stres bahkan setelah peristiwa mengancam itu sudah lama Anda lewati.

Dan bahkan ketika Anda tidak dipertemukan dengan pemicu stres apapun, kecemasan itu tetap akan selalu ada di bawah alam sadar — menghantui Anda dengan kegelisahan tanpa henti sepanjang hari.

Gangguan kecemasan bisa Anda alami setiap hari dengan penampakan gejala yang amat jelas, seperti fobia sosial, atau datang tiba-tiba tanpa alasan seperti serangan panik atau serangan kecemasan. Ini artinya, gangguan kecemasan tidak harus muncul ke permukaan sebagai tanggapan dari pengalaman/situasi tertentu.

Selain stress ada juga depresi.

Depresi adalah sebuah penyakit mental yang ditandai dengan memburuknya suasana hati, perasaan, stamina, selera makan, pola tidur, dan tingkat konsentrasi penderitanya.

Depresi bukan tanda kelemahan atau cacat karakter. Depresi juga tidak bisa disamakan dengan perasaan sedih atau berduka, yang biasanya akan membaik seiring waktu — walau pada beberapa kasus, depresi bisa dipicu oleh rasa berduka atau stres berat yang berkelanjutan.

Stres dan depresi memengaruhi Anda dengan cara yang sama, tetapi gejala depresi jauh lebih intens dan mewalahkan, dan setidaknya berlangsung selama dua minggu atau lebih.

Depresi menyebabkan perubahan drastis dari suasana hati hebat sehingga menimbulkan rasa keputusasaan, nelangsa, dan bahkan ketidakinginan untuk melanjutkan hidup.

Depresi adalah salah satu penyakit mental yang paling umum terjadi di masyarakat saat ini, dan diperkirakan bahwa satu dari lima orang di dunia dapat mengalami depresi pada tahap tertentu dalam hidup mereka.

Meskipun ada beberapa karakteristik yang tumpang tindih antara stres, depresi, dan gangguan kecemasan, namun ketiga gejolak emosi ini datang dari tempat yang sangat berbeda.

Stres yang kita alami dalam kehidupan sehari-hari berhubungan dengan rasa frustrasi dan kewalahan

Sementara gangguan kecemasan dan depresi bisa berakar dari kekhawatiran, ketakutan, dan keputusasaan yang tidak memiliki penyebab pasti — meski mungkin dipicu oleh banyak faktor, termasuk genetika, biologi dan kimia otak, trauma hidup, hingga stres kronis yang berkelanjutan.

Perbedaan utama antara ketiganya adalah rasa tak berdaya.

Ketika dilanda stres dan cemas, Anda tahu pasti apa yang sedang Anda hadapi, yaitu tantangan hidup yang Anda temui sehari-hari — deadline kerjaan, tagihan keuangan, urusan rumah tangga, dll.

Namun kadang, apa yang membuat Anda stres juga bisa berasal dari dalam diri, dipicu oleh imajinasi yang terlalu aktif atau sedang tidak berpikir jernih.

Stres dan cemas akan hilang ketika Anda membuat prioritas dan menanganinya satu per satu.

Pada akhirnya, Anda bisa menemukan jalan keluar dari setiap masalah dan kembali bangkit menjalani hari.

Sementara itu, hidup dengan gangguan kecemasan atau depresi membuat Anda tidak berdaya untuk mengetahui apa yang menjadi kekhawatiran Anda, sehingga reaksinyalah yang menjadi masalah.

Kedua gangguan psikologis ini terjadi terus menerus tanpa harus menanggapi pengalaman atau situasi tertentu, dan cenderung bertahan lama

Keduanya dapat sangat membatasi fungsi Anda sebagai manusia. Anda mungkin merasa lelah terus-menerus dan kehilangan motivasi/semangat untuk beraktivitas seperti bekerja, makan, bersosialisasi, belajar, atau berkendara layaknya orang lain.

Ketiganya merupakan gangguan psikologis yang perlu ditangani. Tidak hanya memengaruhi kesehatan mental, tapi juga bisa memengaruhi kesehatan fisik Anda dalam jangka panjang.

Namun, depresi dan gangguan kecemasan bukanlah sesuatu yang bisa Anda sembuhkan sendiri, jadi penting untuk mendapatkan bantuan medis sesegera mungkin.

Untungnya, ada beragam pilihan pengobatan yang tersedia untuk mengelola gejala masing-masing.

read more
Nuga Life

Trik Membuat Ruang Keluarga Tampak Luas

Anda memiliki hunian kecil dengan ruang keluarga yang mini? Wah, jangan khawatir. Dengan berbagai trik, sebenarnya, Anda bisa memiliki tampilan  ruangan keluarga jadi menawan, kok. Syaratnya, assalkan Anda dapat mendekorasinya dengan baik nan cantik. Salah
read more
Nuga Tekno

Cara Membentengi Data Pribadi di Facebook

Facebook merupakan media sosial terbesar dan populer di dunia. Terlepas dari popularitasnya, pengguna harus selalu waspada melindungi data pribadi dan tidak menyerahkan sepenuhnya kepada layanan media sosial, termasuk Facebook. Facebook mengklaim memahami semua orang perlu
read more
Nuga Sehat

Jangan Pernah Menyepelekan Posisi Tidur

Pilihan posisi tidur tak bias diabaikan bila dikaitkan dengan kesehatan seseorang. Mungkin, selama ini, posisi tidur favorit Anda belum tentu merupakan posisi tidur yang baik Beberapa kondisi kesehatan berisiko menjadi lebih buruk jika seseorang tidur
read more
Nuga Sehat

Jauhi Ini Saat Vertigo Mendatangi Anda

Apakah Anda mengalami serangan vertigo? Kalau jawabannya iya, maka Anda memerlukan kehati-hatian dalam melakukan kegiatan yang bias mengundang resiko. Seperti diketahui, vertigo merupakan kondisi ketika seseorang merasakan pusing berputar atau lingkungan di sekitarnya seakan berputar.
read more
Nuga Life

Seks Bisa Bikin Tidur Anda Lebih Nyenyak

Berhubungan seksual dengan pasangan bisa dilakukan kapan saja sesuai keinginan dan kenyamanan Anda. Tetapi ternyata, melakukan hubungan seksual sebelum tidur bisa menjadi solusi bagi Anda yang kesulitan tidur di malam hari. Pasalnya, setelah berhubungan seks,
read more
Nuga Life

Rasa Cemas Bisa Meningkatkan Daya Ingat

Tahukah Anda rasa cemas dan khawatir akan meningkat daya ingat? Ya cemas dan khawatir  adalah hal yang wajar, sehingga tidak akan berdampak negatif pada kondisi psikologis seseorang. Namun, rasa cemas kadang dapat membuat Anda sulit melupakan sebuah pengalaman
read more
Nuga Life

Efektifitas Khasiat Minum Kopi untuk Diet

Sejumlah penelitian mengklaim adanya efektivitas kopi untuk diet. Disebutkan, kandungan kafein yang terdapat pada kopi dapat meningkatkan laju metabolisme dan pembakaran lemak. Namun demikian, benarkah kopi efektif untuk diet dan menurunkan berat badan? Simak faktanya
read more
Nuga Tekno

Snapchat Bakal Punya Gim Mengasikkan

800x600 Snapchat seperti ditulis laman The Information, hafi ini, Kamis, 28 Juni, akan membangun layanan gim  usai menandatangani kesepakatan dengan pengembang gim. Menurut tulisan itu platform gim Snapchat direncanakan meluncur pada akhir tahun. Kabar peluncuran gim
read more
Nuga Sehat

Manfaat Kopi Bisa Menyehatkan Jantung

“Ngopi” menyehat jantung? Ya, segelass kopi memang bisa menjadi 'ramuan ajaib' untuk melewati hari yang sangat melelahkan. Dan kabar baiknya, berbagai kajian menyebut manfaat dari minuman populer ini bagi kesehatan. Berdasarkan studi terbaru dari Jerman
read more
1 … 267 268 269 270 271 … 1,016
Page 269 of 1016