close
Nuga Sehat

Stres Karena Kerja Bisa Perpendek Usia

Secara umum, bekerja keras adalah hal yang baik. Bekerja keras bisa membantu Anda meningkatkan potensi diri serta mengejar jenjang karier yang lebih baik.

Namun, bekerja terlalu keras sampai menimbulkan stres akibatnya bisa fatal. Penelitian menunjukkan bahwa stres bisa menyebabkan kematian dini atau kematian yang mendadak.

Maka, sebaiknya jangan remehkan stres yang muncul saat bergelut dengan berbagai tekanan yang Anda hadapi di kantor. Simak baik-baik informasi lengkap soal stres karena pekerjaan di bawah ini.

Stres adalah sebuah kondisi yang bisa menghantui Anda perlahan-lahan, sehingga kadang Anda tidak menyadarinya.

Terutama saat berhadapan dengan pekerjaan, banyak orang menyepelekan atau tidak begitu memahami berbagai gejala yang menandakan munculnya stres. Stres karena pekerjaan juga sering dikenal dengan sebutan job burnout.

Dan ini contoh-contoh gejala stres karena pekerjaan.

Pertama, sSelalu merasa lelah meskipun sudah tidur cukup atau mengonsumsi minuman berkafein, kehilangan semangat dan dorongan untuk berangkat ke kantor dan bekerja, muncul pikiran-pikiran negatif seputar kehidupan profesional Anda, misalnya soal apa yang Anda kerjakan, orang-orang dalam tim kerja Anda, atau hasil yang akan dicapai

Selain itu, gangguan kognitif seperti sulit berkonsetrasi atau mengingat, kinerja yang menurun, misalnya tidak bisa memenuhi tenggat waktu atau target yang ingin dicapai dan timbul masalah pribadi dengan rekan kerja, klien, atasan, bahkan keluarga di rumah

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh Yale University School of Medicine, stres pada manusia bisa mengakibatkan kematian mendadak karena ritme jantung yang tidak normal.

Penelitian yang diterbitkan oleh American Heart Association dalam jurnal bertajuk Circulation ini mengungkapkan bahwa stres karena pekerjaan atau studi (atau apa pun yang melibatkan kinerja dan prestasi seseorang) bisa mengubah irama detak jantung manusia.

Aritmia atau gangguan irama jantung yang terjadi pada orang yang stres terjadi lebih cepat dan lebih sulit dikendalikan daripada mereka yang mengalami aritmia karena alasan lain.

Tekanan mental ternyata sangat berpengaruh pada sirkuit jantung. Jika stres yang dialami terlalu berat, Anda bisa tiba-tiba mengalami serangan jantung yang bersifat fatal atau mematikan.

Penelitian lain oleh para ahli di Columbia University Medical Center juga mendukung hasil penemuan Yale University School of Medicine. Dalam studi yang berlangsung selama enam tahun tersebut, diketahui bahwa mereka yang memiliki masalah jantung dan mengalami stres berat berisiko melalui ‘periode rentan’.

Periode ini adalah masa-masa di mana seseorang rentan mengalami kematian mendadak yang disebabkan oleh stres dan komplikasi pada jantung. Biasanya periode yang rentan ini berlangsung kira-kira selama dua setengah tahun.

Setelah melewati periode tersebut, penelitian yang melibatkan lima ribu peserta ini menyimpulkan bahwa risiko kematian dini atau kematian mendadak akan berangsur-angsur menurun.

Dampak dari stres karena pekerjaan sudah sering dibahas, misalnya kondisi kesehatan yang menurun. Namun, sebuah studi yang dilakukan oleh Indiana University Kelley School of Business baru-baru ini mengungkapkan fakta baru.

Stres berkepanjangan karena situasi pekerjaan bisa memotong harapan hidup alias mempercepat kematian seseorang.

Penelitian yang berlangsung selama tujuh tahun tersebut menemukan bahwa orang yang hanya memiliki sedikit (atau tidak ada sama sekali) kendali terhadap pekerjaan mereka cenderung lebih cepat meninggal daripada mereka yang lebih fleksibel dalam bekerja.

Ada dua faktor yang dipertimbangkan untuk mencapai kesimpulan tersebut. Faktor pertama adalah besarnya tuntutan pekerjaan yang dihadapi peserta penelitian, antara lain seperti banyaknya pekerjaan, lamanya waktu bekerja, dan konsentrasi yang dibutuhkan.

Faktor kedua adalah kendali atas pekerjaan mereka. Kendali atas pekerjaan contohnya adalah keleluasaan untuk memutuskan sendiri work flow atau jadwal kerja yang paling sesuai, kebebasan untuk berpendapat, dan kesempatan untuk mengambil keputusan sendiri.

Hasil dari penelitian tersebut cukup mengejutkan. Mereka yang tuntutan kerjanya sangat tinggi dan tidak memiliki banyak kendali terhadap pekerjaannya menunjukkan angka kematian yang lima belas persen lebih cepat daripada orang-orang kebanyakan.

itu, mereka yang memiliki kendali penuh terhadap pekerjaannya memiliki harapan hidup 34% lebih lama daripada mereka yang tidak memiliki kendali terhadap pekerjaannya.

Untuk menghindari stres karena pekerjaan, Anda harus benar-benar memahami sifat dan kebiasaan Anda sendiri. Dengan mengenali kebiasaan kerja Anda, Anda pun akan lebih mahir dalam menyesuaikan diri terhadap tekanan dan masalah yang muncul.

Pastikan juga bahwa Anda benar-benar menyukai pekerjaan Anda. Dengan demikian, tantangan yang Anda hadapi akan terasa lebih ringan.

Namun, jika beberapa tanda stres sudah mulai dirasakan, bersegeralah menyempatkan waktu untuk menenangkan diri.

Mungkin Anda merasa sudah tidak punya waktu lagi, tetapi ingatlah bahwa memaksakan diri untuk bekerja di bawah tekanan juga tidak akan membuat Anda lebih produktif. Lebih baik cari waktu sejenak untuk beristirahat dan melakukan hal-hal yang bisa mengalihkan perhatian seperti menghabiskan waktu bersama keluarga.

Saat melakukan ini, hindari dulu alat-alat elektronik Anda supaya tidak tambah stres dan terus teringat-ingat pada pekerjaan.

read more
Nuga Sport

Marquez Menang di Marino Berkat Rossi

Pengamat MotoGP yang merupakan mantan manajer Valentino Rossi, Carlo Pernat, mengatakan Marc Marquez menang MotoGP San Marino  berkat pebalap Yamaha tersebut. Pada kualifikasi di Sirkuit Misano, Sabtu (14/9), Rossi dan Marquez terlibat keributan karena saling bersenggolan
read more
Nuga Sport

Marquez Minta Jangan Salahkan Dirinya

Marc Marquez bicara soal perselisihannya dengan pembalap Movistar Valentino Rossi saat kualifikasi MotoGP San Marino. Menurut Pembalap Repsol Honda itu, ia tidak melakukan hal salah. Marquez dan Rossi hampir bersinggungan saat menjalani lap terakhir babak
read more
Nuga Sehat

Begini Caranya Anda Mengatasi Insomnia

Institut Kesehatan Nasional AS memperkirakan sekitar tiga puluh persen orang dewasa kini mengalami insomnia. Salah satu penyebab umum dari insomnia atau gangguan sulit tidur ialah stres, papar situs Mayo Clinic. Rasa cemas tentang pekerjaan, sekolah, kesehatan,
read more
Nuga Life

Menata Ruang Tamu Berkonsep Terbuka

Konsep hunian open space alias ruang terbuka makin jamak diterapkan di berbagai hunian, terutama di kota-kota besar yang ketersediaan lahan makin sempit. Konsep itu ditandai oleh ruangan-ruangan dalam hunian tergabung menjadi satu tanpa kehadiran dinding
read more
Nuga Sehat

Dampak dari Serangan Stroke Pada Tubuh

Stroke terjadi ketika pasokan darah ke otak terganggu akibat adanya penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah Pada kondisi ini, otak tidak mendapatkan asupan oksigen dan nutrisi yang cukup, sehingga sel-sel pada sebagian area otak mati. Akibatnya,
read more
Nuga Sport

Morbidelli Bela Valentino Rossi Soal Insiden

Franco Morbidelli membela mantan mentornya, Valentino Rossi, terkait insiden dengan Marc Marquez pada kualifikasi MotoGP San Marino  di Sirkuit Misano Marco Simoncelli, . Rossi dan Marquez kembali ribut lantaran insiden tersebut. Kedua pebalap bersenggolan di tikungan
read more
Nuga Bola

Cetak Gol, Suporter Tetap Mengejek Neymar

Neymar langsung mencetak gol kemenangan saat Paris Saint-Germain menang satu gol atas Strasbourg, Toh kemenangan dan golnya tersebut tak membuat suporter PSG puas. Gol Neymar tak menghentikan suporter untuk memberikan ejekan untuk Neymar. Bintang asal
read more
1 … 77 78 79 80 81 … 1,016
Page 79 of 1016